Rabu, 03 Juli 2019

Data Flow Diagram


Pengertian DFD
     Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untuk menggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama lain dengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. 

    DFD ini sering disebut juga dengan nama Bubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi. DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsi sistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi oleh sistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya pada fungsi sistem. 

   DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

1. DFD versi Yourdon Demarco dan DFD versi Gene Serson

Menurut Yourdon, DFD adalah salah satu hal yang paling penting bagi seorang sistem analis. DFD dipopulerkan oleh Tom de Marco (1978) dan Gane & Serson (1979) dengan pendekatan Metode Analisis Sistem Terstruktur. DFD digunakan untuk merepresentasikan suatu sistem yang otomatis maupun dengan melalui gambar yang berbentuk jaringan grafik. Dengan menggunakan DFD, sistem analis dapat memahami aliran data dalam sebuah sistem.

2. Perbedaan DFD versi Yourdon de Marco dan DFD versi Gene & Sarson




3. Simbol pada DFD

1.      Terminator/Kesatuan Luar (External Entity)
Suatu kesatuan luar dapat disimbolkan dengan suatu notasi kotak.
Terminator dapat berupa orang, sekelompok orang, organisasi, departemen di dalam organisasi, atau perusahaan yang sama tetapi di luar kendali sistem yang sedang dibuat modelnya. Terminator dapat juga berupa departemen, divisi, atau sistem di luar sistem yang berkomunikasi dengan sistem yang sedang dikembangkan.

1.      Arus data (Data Flow)
Arus data (data flow) di DFD diberi simbol suatu panah. Arus data ini mengalir di antara proses, simpanan data (data store) dan kesatuan luar (external entity). Arus data ini menunjukkan arus data yang dapat berupa masukkan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.


Arus data dapat berbentuk sebagai berikut:
·         Formulir atau dokumen yang digunakan perusahaan
·         Laporan tercetak yang dihasilkan system
·         Output di layar computer
·         Masukan untuk computer
·         Komunikasi ucapan
·         Surat atau memo
·         Data yang dibaca atau direkam di file
·         Suatu isian yang dicatat pada buku agenda
·         Transmisi data dari suatu komputer ke komputer lain

1.      Proses (Process)
Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin, atau komputer dan hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dilakukan arus data yang akan keluar dari proses. Suatu proses dapat ditunjukkan dengan simbol lingkaran atau dengan simbol empat persegi panjang tegak dengan sudut-sudutnya tumpul.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang proses:
·         Proses harus memiliki input dan output.
·         Proses dapat dihubungkan dengan komponen terminator, data store, atau proses melalui alur data.
·         Sistem/bagian/divisi/departemen yang sedang dianalisis oleh profesional sistem digambarkan dengan komponen proses.

1.      Simpanan data (Data Store)
Simpanan data (data store) merupakan simpanan dari data yang dapat berupa file atau database di sistem komputer, arsip, catatan manual, kotak tempat data di meja seseorang, tabel acuan manual, agenda, atau buku. Simpanan data di DFD dapat disimbolkan dengan sepasang garis horizontal paralel yang tertutup di salah satu ujungnya. Nama data store harus menggambarkan isi data store.

4. Diagram Konteks

Diagram Konteks, Merupakan tingkatan tertinggi dalam diagram aliran data dan hanya memuat satu proses, menunjukkan sistem secara keseluruhan. Proses tersebut diberi nomor nol. Semua entitas eksternal yang ditunjukkan pada diagram konteks berikut aliran data-aliran data utama menuju dan dari sistem. 

Diagram tersebut tidak memuat penyimpanan data dan tampak sederhana untuk diciptakan, begitu entitas-entitas eksternal serta aliran data-aliran data menuju dan dari sistem diketahui menganalisis dari wawancara dengan user dan sebagai hasil analisis dokumen. 

Context Diagram dimulai dengan penggambaran terminator, aliran data, aliran kontrol penyimpanan, dan proses tunggal yang menunjukkan keseluruhan sistem. Bagian termudah adalah menetapkan proses (yang hanya terdiri dari satu lingkaran) dan diberi nama yang mewakili sistem. 

Nama dalam hal ini dapat menjelaskan proses atau pekerjaan atau dalam kasus ekstrim berupa nama perusahaan yang dalam hal ini mewakili proses yang dilakukan keseluruhan organisasi. Terminator ditunjukkan dalam bentuk persegi panjang dan berkomunikasi langsung dengan sistem melalui aliran data atau penyimpanan eksternal Antar terminator tidak diperbolehkan komunikasi langsung. Dibawah ini adalah contoh sederhana Diagram Konteks.


5. Diagram Dekomposisi

Dekomposisi adalah kegiatan menguraikan system kedalam subsistem, proses dan subproses komponennya. tiap tingkatan abstraksi menampilkan detail lebih banyak atau lebih sedikit (sesuai keinginan) mengenai keseluruhan sistem atau subset system tersebut. 
Dekomposisi diagram adalah alat yang digunakan untuk menggambarkan dekomposisi system. disebut juga bagan hierarki, menunjukkan dekomposisi fungsional top-down dan struktur system. dekomposisi diagram merupakan alat perencanaan untuk model proses yang lebih detail, yaitu diagram aliran data.  Untuk membuatnya kita harus mematuhi beberapa peraturannya:

a.       Tiap proses dalam diagram dekomposisi merupakan proses induk, proses anak, atau keduanya.
b.      Induk harus memiliki dua anak atau lebih-satu anak tunggal tidak masuk akal karena tidak akan menunjukkan detail tambahan mengenai system tersebut.
c.        Pada sebagian besar standar pendiagraman dekomposisi satu anak hanya dapat memiliki satu induk
Pada akhirnya anak dari satu induk dapat menjadi induk dari anak-anaknya sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Koneksi Database Buku

1.       Aktifkan aplikasi xampp terlebih dahulu. 2.       Masuklah pada browser lalu ke localhost/phpmyadmin , kemudian buat lah sebua...