Minggu, 17 Februari 2019

LAPORAN PRAKTIKUM PENGKABELAN UTP PERTEMUAN I


NIA SONIA (1801301049) 2









 Teknik Informatika


Teknik Informatika
Politeknik Negeri Tanah Laut


KATA PENGANTAR

Puji syukur tidak lupa diucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang mana telah melimpahkan rahmat dan hidaya-Nya sehingga penulisan dalam pembuatan laporan ini dapat diselesaikan. Sholawat serta salam senantiasa dihanturkan kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW yang telah menuntun ke jalan yang benar.
Laporan ini penulis buat semaksimal mungkin untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dengan bantuan dari beberapa pihak yang mana mampu membantu dalam penulisan laporan ini.
Dalam penulisan laporan ini, penulis sadar masih terdapat kekurangan baik dalam penulisan ataupun dalam susunan kata. Penulis berharap kritik dan saran yang membangun agar dalam penulisan laporan selanjutnya bisa lebih baik lagi.


Pelaihari, 12 Februari 2019

  Penulis


DAFTAR ISI







BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

            Dalam membangun jaringan komputer sangat diperlukan alat uji kabel LAN (Local Disk Network), untuk memudahkan dalam instalasi maupun untuk mengetahui apakah kabel yang dipasang terhubung secara baik atau tidak. Hal ini sangat penting karena suatu sistem jaringan komputer tidak berhasil apabila hubungan antar kabel kurang baik. Oleh karena itu, penulis membuat hal tersebut ke dalam laporan ini agar pembaca bisa melakukan susunan cara pembuatan kabel dengan baik dan benar.

1.2 Tujuan

            Laporan ini bertujuan untuk memenuhi tugas yang telah diberikan oleh pihak yang bersangkutan, dengan merancang suatu alat uji kabel LAN untuk mengetahui kualitas sambungan suatu kabel pada jaringan komputer, dan menganalisa sistem kerja rangkaian-rangkaian pada alat uji kabel UTP yang telah dirancang.

1.3 Manfaat

            Dengan adanya pembuatan laporan tentang perkabelan UTP ini yaitu agar pembaca dapat memahami dengan mudah dalam tata cara pembuatan kabel straight ataupun dalam pembuatan kabel cross over. Kemudian menjadi suatu informasi terhadap pembaca sebagai sumber ilmu pengetahuan yang baru dalam menambah wawasan lebih lagi.

           



BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Pengertian Kabel UTP, Kabel Straight dan Kabel Cross over

a. Kabel UTP
Sebelum memasuki pengertian kabel straight dan cross, perlunya memahami apa itu kabel UTP serta fungsinya. Kabel UTP merupakan singkatan dari Unshield Twisted Pair, yang artinya kabel ini tidak di lengkapi dengan pelindung aluminium sehingga jenis kabel ini kurang tahan dengan interferensi elektromagnetik, berbeda dengan saudaranya STP (Shield Twisted Pair). Kabel UTP dilengkapi dengan 8 buah kabel dengan berbagai warna di setiap kabel, dari 8 warna kabel UTP masing-masing memiliki perannya sendiri serta fungsinya, yaitu:
a.       Orange, memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
b.      Putih-orange, memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
c.       Hijau, memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
d.      Putih-hijau, memiliki fungsi sebagai penghantar paket data.
e.       Biru, memiliki fungsi sebagai penghantar paket suara.
f.       Coklat, memiliki fungsi sebagai penghantar tegangan DC.
g.      Putih-coklat, memilki fungsi sebagai penghantar tegangan DC.
Setelah mengetahui pengertian dari kabel UTP, berikut merupakan pengertian dari kabel straight dan cross:
b. Kabel Straight
Kabel straight nerupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda.
Contoh penggunaan kabel straight adalah sebagai berikut:
a.       Menghubungkan antara komputer dengan switch
b.      Menghubungkan komputer dengan LAN pada modem cable/DSL
c.       Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
d.      Menghubungkan switch ke router
e.       Menghubungkan hub ke router
Urutan menyusun kabel straight antara lain:
Ø  Susunan pada ujung kabel 1 dan ujung kabel 2 sama.
1.      Putih-orange
2.      Orange
3.      Putih-hijau
4.      Biru
5.      Putih-biru
6.      Hijau
7.      Putih-coklat
8.      Coklat
c. Kabel Cross Over
Kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua pada kabel. Kabel cross over digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.
Contoh penggunaan kabel cross over adalah sebagai berikut:
a.       Menghubungkan 2 buah komputer secara langsung
b.      Menghubungkan 2 buah hub
c.       Menghubungkan switch dengan hub
d.      Menghubungkan komputer dengan router
Urutan menyusun kabel cross over antara lain:
Ø  Susunan pada ujung kabel 1
1.      Hijau-putih           
2.      Hijau
3.      Orange-putih
4.      Biru
5.      Biru-putih
6.      Orange
7.      Coklat-putih
8.      Coklat
Ø  Susunan pada ujung kabel 2
1.      Putih-orange
2.      Orange
3.      Putih-hijau
4.      Biru
5.      Putih-biru
6.      Hijau
7.      Putih-coklat
8.      Coklat


2.2 Bahan-Bahan Kabel UTP

Untuk pembuatan kabel jaringan diperlukan beberapa alat antara lain:
1. Tang Crimping                                                        2. Alat Pengupas Kabel         
                                         
3. Kabel UTP                                                              4. Connector RJ-45
                                          
5. RJ-45 LAN Tester




2.3 Fungsi Kabel UTP

Fungsi dari kabel UTP yaitu digunakan pada jaringan LAN untuk menghubungkan komputer ke perangkat jaringan, atau komputer pada komputer, ataupun antara perangkat jaringan itu sendiri.
                       


 

BAB III
HASIL PRAKTIKUM

3.1 Langkah-Langkah dalam Pembuatan Kabel UTP

Berikut ini merupakan susunan cara dalam pembuatan kabel UTP:
A.Kabel Straight
         1.         Pertama-tama kupas bagian ujung kabel UTP dengan menggunakan alat pengupas kabel, kira-kira 2 cm.
         2.         Jika bagian ujung kabel telah dikupas maka buka pilinan kabel tersebut.
         3.         Selanjutnya, pisahkan pilinan kabel berwarna tersebut menjadi satu persatu, lalu luruskan sesuai dengan urutan warna kabel straight.
         4.         Setelah urutan warna telah sesuai, selanjutnya potong dan ratakan bagian ujung kabel dengan menggunakan tang crimping. Setelah di potong perlu diperhatikan kembali kerapian pada ujung kabel tersebut apakah ratanya sudah sesuai.
         5.         Apabila ujung kabel sudah rata, maka masukkan kabel yang sudah diluruskan dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan posisi ujung kabel sudah benar.
         6.         Selanjutnya, tekan RJ-45 tersebut menggunakan tang crimping, hingga semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah mengigit pada tiap kabel.
         7.         Gambar berikut merupakan hasil dari susunan kabel straight.

         8.         Setelah selesai menyusun kabel straight kemudian coba hasil tersebut dengan menggunakan LAN Tester, masukkan RJ-45 ke alat LAN tester kemudian nyalakan. Apabila lampu led LAN tester menyala semua dari angka 1 sampai dengan angka 8 berarti telah sukses. Gambar dibawah ini merupakan hasil dari kabel straight.
B. Kabel Cross Over
            Dalam pembuatan kabel cross over tata cara perakitan kabel sama, akan tetapi berbeda pada bagian penyusunan warna pada kabel UTP. Pada ujung kabel UTP 1 itu merupakan susunan warna dari kabel cross over, sedangkan pada ujung kabel UTP 2 merupakan susunan warna dari kabel straight. Agar lebih mengerti berikut langkah-langkah dalam pembuatan kabel cross over:
         1.         Pertama-tama kupas bagian ujung kabel UTP dengan menggunakan alat pengupas kabel, kira-kira 2 cm.
         2.         Jika bagian ujung kabel telah dikupas maka buka pilinan kabel tersebut.
         3.         Selanjutnya, pisahkan pilinan kabel berwarna tersebut menjadi satu persatu, lalu luruskan sesuai dengan urutan warna kabel cross over.
         4.         Setelah urutan warna telah sesuai, selanjutnya potong dan ratakan bagian ujung kabel dengan menggunakan tang crimping. Setelah di potong perlu diperhatikan kembali kerapian pada ujung kabel tersebut apakah ratanya sudah sesuai.
         5.         Apabila ujung kabel sudah rata, maka masukkan kabel yang sudah diluruskan dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan posisi ujung kabel sudah benar.
         6.         Selanjutnya, tekan RJ-45 tersebut menggunakan tang crimping, hingga semua pin (kuningan) pada konektor RJ-45 sudah mengigit pada tiap kabel.
         7.         Gambar berikut merupakan hasil dari susunan kabel cross over.
         8.         Setelah selesai menyusun kabel cross over dan straight kemudian coba hasil tersebut dengan menggunakan LAN Tester, masukkan RJ-45 ke alat LAN tester kemudian nyalakan. Apabila lampu led LAN tester menyala semua dari angka 1 sampai dengan angka 8 dengan susunan led yang berbeda berarti telah sukses. Gambar dibawah ini merupakan hasil dari kabel cross over.
           

BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Dengan adanya tata cara dalam pembuatan kabel UTP ini bisa disimpulkan bahwa ada 2 tipe cara dalam pemasangan kabel yaitu, kabel straight merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Kabel straight digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda. Sedangkan, kabel cross over merupakan kabel yang memiliki susunan berbeda antara ujung satu dengan ujung dua pada kabel. Kabel cross over digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama.

4.2 Saran

            Dalam pembuatan kabel UTP menjadi kabel straight atau kabel cross over, diperlukan ketelitian dalam membuat karena ketelitian tersebut membuat hasil yang diharapkan menjadi lebih baik, atau dengan kata lain berhasil dengan sekali percobaan. Oleh karena itu, semoga saran dari penulis bisa membantu bagi pembaca agar melakukan pembuatan kabel UTP mampu dibuat secara baik dan benar.




DAFTAR PUSTAKA

 

Yuyun, Y. (2017, oktober 3). pengertian kabel straight dan kabel cross . Retrieved from kabel UTP: http://www.yuyunningsih09.blogsot.com


Koneksi Database Buku

1.       Aktifkan aplikasi xampp terlebih dahulu. 2.       Masuklah pada browser lalu ke localhost/phpmyadmin , kemudian buat lah sebua...